Hubungan Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri SMA di Kota Luwuk Tahun 2025
The Relationship Between Menstrual and Hemoglobin Levels in High School Female Adolescents in Luwuk City in 2025
DOI:
https://doi.org/10.51888/jpmeo.v4i1.362Keywords:
Menstruasi, kadar hemoglobin, remaja putri, siklus haid, anemiaAbstract
Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri akibat kehilangan darah saat menstruasi, yang berisiko menurunkan kadar hemoglobin (Hb) dalam tubuh. Kondisi ini penting untuk diteliti karena kadar Hb yang rendah dapat mengganggu fungsi fisiologis, termasuk keteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara siklus menstruasi, lama menstruasi, dan gangguan menstruasi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri SMA di Kota Luwuk tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri SMA 1, 2, dan 3 di Kota Luwuk, dengan total sampel sebanyak 154 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb. Kategori anemia ditentukan berdasarkan kadar Hb, yaitu dinyatakan anemia apabila kadar Hb < 12 g/dl. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari total responden, sebagian remaja putri mengalami anemia dengan presentase sebesar 9,7%, sedangkan yang tidak anemia sebanyak 90,3%. Analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara siklus haid (p=0,000) dan lama menstruasi (p=0,000) dengan kadar hemoglobin. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara gangguan menstruasi dengan kadar hemoglobin (p=0,426). Disimpulkan bahwa keteraturan siklus h dan lama menstruasi berpengaruh terhadap kadar Hb remaja putri. Diharapkan para remaja lebih memperhatikan pola menstruasi dan faktor-faktor atau determinan yang mempengaruhi pola menstruasi, serta mengikuti edukasi kesehatan melalui posyandu remaja untuk mencegah anemia.
Anemia is a health problem commonly experienced by adolescent girls due to blood loss during menstruation, which can lower hemoglobin (Hb) levels. This condition is important to study because low Hb levels can disrupt physiological functions, including menstrual cycle regularity. This study aims to determine the relationship between the menstrual cycle, menstrual duration, and menstrual disorders with hemoglobin levels in high school female adolescents in Luwuk City in 2025. This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The study population was all female adolescents in grades 1, 2, and 3 of high school in Luwuk City, with a total sample of 154 respondents selected using a random sampling technique. Data were collected through questionnaires and hemoglobin level measurements using the Easy Touch GCHb device. The anemia category was determined based on Hb levels, with anemia defined as Hb < 12 g/dl. Data were analyzed using univariate and bivariate methods using the chi-square test. The results of the study showed that of the total respondents, some adolescent girls experienced anemia with a percentage of 9.7%, while those who were not anemic were 90.3%. Data analysis showed a significant relationship between the menstrual cycle (p = 0.000) and the duration of menstruation (p = 0.000) with hemoglobin levels. However, no significant relationship was found between menstrual disorders and hemoglobin levels (p = 0.426). It was concluded that the regularity of the menstrual cycle and the duration of menstruation affect the Hb levels of adolescent girls. It is hoped that adolescents will pay more attention to menstrual patterns and the factors or determinants that influence menstrual patterns, and participate in health education through adolescent posyandu to prevent anemia.
References
Alfiani, Y. N., Lanyumba, S. F., Balebu, W. D., & Ramli. (2020). Persepsi Remaja Putri tentang Anemia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Luwuk Timur. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 11(2), 63-71.
Amalia, N., & Meikawati, W. (2024). Factors Associated With The Incidence Of Anemia in Adolescent Girls Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri menyebabkan kehilangan banyak darah . Remaja putri mempunyai kebutuhan Menurut hasil studi pendahuluan , Pemberian . 4(2), 129–141.
Ansari, H. M., Heriyanti, F., & Noor, S. M. (2020). Hubungan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMPN 18 Banjarmasin. Homoestatis, 3(2), 209-216.
Arnanda, Q. P., Fatimah, D. S., Lestari, S., Widiyastuti, S., Jihan, D. O., Ramadhan, S. A., Azura, A. R., Islami, M. S., Dirgantara, K., Sinuraya, R. K., Destiani, D. P., & Wicaksono, I. A. (2019). Hubungan Kadar Hemoglobin Eritrosit Dan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Farmasi Universitas Pad Jajadjaran Angkatan 2016. Farmaka, 17, 10.
Atik, N. S., Susilowati, E., & Kristinawati. (2022). Gambaran Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMK Wilayah Dataran Tinggi. Jurnal Indonesia Kebidanan, 6(2), 61–68.
Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377–1386.
Cabral, F. J. (2019). Gambaran Gangguan Menstruasi pada Mahasiswi Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang. Skripsi. Fakultas Keperawatan, Universitas Ngudi Waluyo.
Carolin, T. B., Novelia, S., & Fatia, M. S. (2025). Hubungan Antara Kadar Hemoglobin dan Status Gizi Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Siswi. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang, 14(1), 50-57.
Correlation, T. H. E., The, B., Length, M., Levels, H., Female, I. N., Students, M., Universitas,
A. T., & Raya, P. (2024). Hubungan Lama Menstruasi Dengan Kadar Hemoglobin The Correlation Between The Menstruation Length And Hemoglobin Levels In Female Medical Students At Universitas. 2(2), 67–70. https://doi.org/10.37304/barigas.v2i2.11489
Djumaid, U., & Hilamulu, F. (2021). Hubungan Pola Menstruasi dan Tingkat Konsumsi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat (JKKM), 3(2),
Fatmawati, E., & Muliawati, D. (2022). Hubungan Status Gizi, Kadar Hemoglobin terhadap Derajat Premenstrual Syndrome pada Mahasiswi. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 13(2), 227-233.
Fitria, S., Susianty, N., & Jumiati, J. (2024). Penerapan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Hemoglobin Saat Menstruasi Remaja Putri. JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 48–54. https://doi.org/10.58794/jkems.v2i1.646
Gazali, N. A., hadi, S. W., & Shafriani, R. N. (2024). Hubungan Hemoglobin dan Pola Menstruasi terhadap Kejadian Anemia pada Mahasiswi di Asrama Putri Randik. Prosidding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 2.221-2.227.
Gunadi, V. I. ., Mewo, Y. M., & Tiho, M. (2016). Gambaran kadar hemoglobin pada pekerja bangunan. Jurnal E-Biomedik, 4(2), 2–7. https://doi.org/10.35790/ebm.4.2.2016.14604
Herwandar, F. R., Heryanto, M. L., & Juita, S. R. (2023). Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Siklus Mensruasi pada Remaja Putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(01), 99–106. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i01.724
I Arisani, G., Noordiati, & Herlinadiyaningsih. Korelasi Lama Menstruasi, Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Pengetahuan dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri. Jurnal Surya Medika (JSM), 10(1), 162-170.
Kosasi, L., Oenzil, F., & Yanis, A. (2016). The Relationship of Physical Activity to Hemoglobin Levels in Student Members of UKM Pandekar, Andalas University. Andalas Health Journal, 3(2), 178–181.
Kurniasih Dwi, I. N., Kartikasari, A., Russiska., & Nurlelasari. (2021). Hubungan Pola Aktivitas Fisik dan Riwayat Penyakit dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Sman 1 Luragung Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan. Journal of Nursing Practice and Education, 1(2), 83-90.
Lalusu, Y. E., Sattu, M., Tongko, M., Balebu, D. W., & Syahrir, M. (2019). Status Gizi Remaja Puteri Penderita Anemia di Kota Luwuk. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 10(2), 52-56.
Marhaeni, G. A., Suindri, N. N., Arneni, N. P. G., Habibah, N., & Dewi, N. N. A. (2024). Jurnal pengabdian masyarakat sasambo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 2(2), 161–165.
Nugrahen, A. S. A. K. S. A. (2019). Hubungan Asupan Zat Gizi (Protein, Zat Besi, Vitamin C) Dan Pola (Siklus, Lama) Menstruasi Dengan Kadar Hemoglobin (Studi pada Remaja Putri di SMK Negeri 10 Semarang). 7, 504–516.
Novrica, A, K., Dahrizal., & Idramsyah. (2020). Pola Menstruasi dan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Terapan Kesehatan, 7(1), 01-102
prrofil kesehatan kabupaten banggai. (2022). Profie kesehatan.
Puspita Abdjul, S., & Wahab Pakaya, A. (2023). Efektifitas Penggunaan Buah Kurma Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMAN 1 Tolangohula. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(3), 134–143.
Puspitasari, R., Sari, P. D., & Winarsi R. Hubungan Siklus Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin (Hb) pada Remaja Putro di SMP Plus-Albidayah Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur Tahun 2023. Jurnal Penelitian Kesehatan STikes Dharma Husada Bandung.
Rini, M. D., Rusmilawaty., & Megawati. (2025). Hubungan Siklus dan Lama Mentsruasi dengan Anemia pada Remaja Putri di SMAN Pulaulaut Barat Kotabaru. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa. 1(8), 1.554-1.560.
Setyandari, R., & Margawati, A. (2017). Hubungan Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Dan Kadar Hemoglobin Pada Pekerja Perempuan. Journal Of Nutrition College, 6, 8.
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes, 235.
Tualeka, N. J., Aziza, W., & Fasiha. (2023). Hubungan Lamanya Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin pada Mahasiswi D-III Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Maluku. Jurnal Kebidanan (JBd), 3(1), 51-57.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Lisa Handayani, Erni Yusnita Lalusu, Indah Evriwanda, Ramli Ramli, Dwi Wahyu Balebu, Anang S. Otoluwa, Caca Sudarsa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
