Gambaran Asupan Gizi Wanita Prakonsepsi di Kabupaten Banggai Tahun 2024
Description of Preconception Nutritional Intake of Women in Banggai Regency in 2024
DOI:
https://doi.org/10.51888/jpmeo.v3i3.329Keywords:
Wanita prakonsepsi, asupan gizi, gizi makro, gizi mikroAbstract
Salah satu kondisi yang mempengaruhi kehamilan adalah status gizi pada masa usia subur dan prakonsepsi. Kekurangan gizi pada wanita usia subur akan menjadi masalah kesehatan pada periode kehidupan selanjutnya (Intergenation Impact). Data WHO menunjukkan bahwa terdapat 29% WUS di dunia yang mengalami anemia, sedangkan di Indonesia sendiri terdapat 32% WUS yang mengalami anemia. Sedangkan proporsi KEK pada wanita hamil yaitu 17,3% dan wanita tidak hamil 14,5%. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran asupan gizi Wanita prakonsepsi di Kabupaten Banggai tahun 2024. Adapun jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 226 wanita prakonsepsi yang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan gizi Wanita prakonsepsi di Kabupaten Banggai paling banyak pada kategori kurang dimana asupan karbohidrat yaitu 98,2%, asupan lemak 89,9%, asupan protein yaitu 79,2%, asupan zinc yaitu 95,6%, asupan zat besi yaitu 99%, asupan vitamin B6 yaitu 80,5%, dan asupan vitamin B12 yaitu 88,9%. Perlu adanya peran petugas kesehatan dalam memberikan edukasi terkait pentingnya asupan zat gizi di masa prakonsepsi pada WUS dan keluarga WUS.
One of the conditions that affect pregnancy is nutritional status during childbearing and preconception age. Malnutrition in women of childbearing age will become a health problem in the next period of life (Intergenation Impact). WHO data shows that there are 29% of WUS in the world who experience anemia, while in Indonesia itself there are 32% of WUS who experience anemia. Meanwhile, the proportion of SEZ in pregnant women is 17.3% and non-pregnant women are 14.5%. This study aims to obtain an overview of the nutritional intake of preconception women in Banggai Regency in 2024. The type of research is descriptive research with a sample of 226 preconception women determined by the Purposive Sampling technique. The results of the study showed that the nutritional intake of preconception women in Banggai Regency was the most in the underserved category where carbohydrate intake was 98.2%, fat intake was 89.9%, protein intake was 79.2%, zinc intake was 95.6%, iron intake was 99%, vitamin B6 intake was 80.5%, and vitamin B12 intake was 88.9%. There is a need for the role of health workers in providing education related to the importance of nutrient intake during the preconception period in WUS and WUS families.
References
Agina, G., Nurhidayati, H., Astutik W.A., Nasutiyon, M., Lestari, R.C. (2023). Hubungan Riwayat Asupan Zat Gizi Mikro dan Tingkat Stres dengan Penurunan Rasa Nyeri Haid. Indonesian Jurnal of Nutrion Science and Food, 2 (1), 7-15.
Ambarini, F., Melani, V., Utami, A.D., Palupi, C.K., Nadiyah. (2023). Asupan zat gizi makro, viitamin B6, gaya hidup sedentary, dan gangguan kecemasan pada mahasiswa berdomisisli di Tanggerang Selatan. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 7 (1), 43-58.
Dieny, Fithrah, F., Rahadiyanti, A., Marfu'ah, D. (2019). Gisi Prakonsepsi. Jakarta: Bumi Medika.
Dinkes Banggai. (2022). Profil Kesehatan Dinas Kabupaten Banggai tahun 2022.
Dinkes Sulteng. (2022). Profil Kesehatan Dinas Provinsin Sulawesi Tengah tahun 2022.
Ernawaty., Punuh, I.M., Asrifuddin, A. (2021). Gambaran Kecukupan Asupan Mineral Mikro pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Semester IV. Jurnal Kesmas, 10 (5), 30-35.
Ertiana, D., Wahyuningsih, P. S. (2019). Asupan Makan Dengan Kejadian Kek Pada Remaja Putri Di Sman 2 Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Gizi KH, 1(2), 102-109.
Fitriani, R., Dewanti, P.L., Kuswari, M., Gifari, N., Wahyuni, Y. (2020). Hubungan antara Pengetahuan Gizi Seimbang, Citra Tubuh, Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi pada Siswa. Gorontalo Journal Health and Science Community, 4 (1), 29-28.
Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja dan Wanita Usia Subur (WUS).
Kemenkes RI. (2023). Hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023
Khoerunisa, D., Istianah, I. (2021). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja. Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi, 2 (1), 51-61.
Maadi, K.A., Dieny, F.F., Wijayanti, S.H., Tsani Arif, F.A., Nissa, C. (2019). Asupan Zat Gizi dan Kadar Hemoglobin Wanita Prakonsepsi di Kabupaten Semarang. Jurnal of Human Nutrition, 6 (2), 70-83.
Mawitjere, L.C.M., Amisi, D.M., Sanggelorang, Y. (2021). Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Mahasiswa Semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesmas, 10 (2), Hal 1-11.
Nabila, N. utami, Usman, Umar, F., & Rusman, A. D. P. (2023). Deteksi Dini Risiko Stunting Pada Wanita Usia Subur Prakonsepsi. Public Health Nutrition Journal, 3 (1), 22-23.
Nurdini, D. A., & Probosari, E. (2017). Tingkat kecukupan zat gizi dan kadar hemoglobin pada atlet sepakbola. Journal of Nutrition College, 6 (1).
Nurjannah, S. N., & Putri, E. A. (2021). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Smp Negeri 2 Garawangi Kabupaten Kuningan. Journal of Midwifery Care, 1 (02).
Perselo, H., Anwar, S., Suyati. (2024). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Mahasiwa Program Studi S1 Gizi Stikes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 11 (1), 61-69.
Polak, L.C., Malonda, H.S.N., D, Amisi, D.M. (2021). Gambaran Kecukupan Vitamin Larut Air pada Mahasiswa Semester VI di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Madano selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesmas, 10 (2), 26-34.
Putri, P.M., Dary, Mangalik, G. (2022). Asupan Protein, Zat Besi dan Status Gizi pada Remaja Putri. Journal of Nutrition College, 11 (1), 6-17.
Sembiring, M.E., Nadiyah., Novianti, A., Purwara, L., Wahyuni, Y. (2020). Asupan Folat, Vitamin B12, Vitamin E Berhubungan dengan Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil di Puskesmas Kebon Jeruk. Darussalam Nutrition Journal, November, 4 (2), 112-121.
Setiyaningrum, Z. (2021). Asupan Zat Gizi dan Status Gizi Remaja Putri di Pondok Pesantren Firdaus. Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan, 3 (1), 01-08.
Sitoayu, L., Pertiwi, A.D., Mulyani, Y.E. (2017). Kecukupan Zat Gizi Makro, Status Gizi, Stres dan Siklus Menstruasi pada Remaja. Jurnal Klinik Gizi Indonesia, 13 (3), 121-128.
Siwi, N. P. (2019). Hubungan Asupan Karbohidrat, Lemak, Dan Protein Dengan Status Gizi (Studi Kasus pada Pekerja Wanita Penyadap Getah Karet di Perkebunan Kalijompo Jember). The Indonesian Journal of Public Health, 13 (1).
Ulwiyah, A.N., Ulvie Setiawati, N.Y., Handasari, E., Kusuma, S.H. (2023). Hubungan Tingkat Konsumsi Protein, Zinc, dan Vitamin C dengan Produktivitas Kerja Wanita pada Tenaga Pemetik The di PT Duta Agrinti Karanganyar Kabupaten Tegal. Jurnal Gizi, 12 (1), 1-11.
Widnatusifah, E. (2020). Gambaran Asupan Zat Gizi dan Status Gizi Remaja di Pengungsian Petobo Kota Palu Sulawesi Tengah, Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Ni Made Rai Indriani, Fitrianty Sutadi Lanyumba, Marselina Sattu, Dwi Wahyu Balebu, Risky Eka Puteri, Ramli, Yustiyanty Monoarfa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
