Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru Oleh Kontak Serumah Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Baru

Prevention of Pulmonary TB Transmission Behavior by household Contacts in the Working Area of the Kampung Baru Health Center

Authors

  • Caca Sudarsa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk Banggai
  • Liwirnayanti Karaudja Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk Banggai
  • Muhammad Syahrir Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk Banggai
  • Dwi Wahyu Balebu Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk Banggai

DOI:

https://doi.org/10.51888/jpmeo.v1i2.153

Keywords:

Perilaku, penularan, TB paru

Abstract

Tubercolosis paru merupakan penyakit yang menyerang paru-paru manusia yang disebabkan adanya infeksi Mycobacterium tubercolosis yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. TB paru di tularkan melalui droplet di udara sehingga seorang penderita TB merupakan sumber penyebab penularan TB pada populasi disekitarnya. TB juga ditularkan melalui udara yaitu percikan ludah, bersin dan batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang bagaimana Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru Oleh Kontak Serumah di Wilayah Puskesmas Kampung Baru tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan kontak serumah sebanyak 66 penderita yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru Januari sampai dengan Juli 2020. Data diolah menggunakan tabel distribusi frekuensi untuk setiap variabel yang diteliti dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menjemur alat tidur dengan kriteria tidak baik sebanyak (61%) dan kriteria baik sebanyak (39%), kebiasaan membuka jendela rumah setiap pagi dengan kriteria baik sebanyak (79%) dan kriteria tidak baik sebanyak (21%), kebiasaan mencuci pakaian di air mengalir dengan kriteria baik sebanyak (73%) dan kriteria tidak baik (27%), kebiasaan tidak tidur sekamar dengan penderita dengan kriteria berisiko sebanyak (71%) dan kriteria tidak berisiko sebanyak (29%). Berdasarkan hasil penelitian tentang perilaku pencegahan penularan TB paru oleh kontak serumah di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru dapat di simpulkan bahwa Perilaku Menjemur Alat Tidur masih tidak baik, Perilaku Membuka Jendela Rumah sudah baik, Perilaku Mencuci Pakaian Hingga Bersih di Air Mengalir sudah baik dan Perilaku Tidak Tidur Sekamar dengan Penderita sudah baik. Perlunya kerja sama dan intervensi dari petugas kesehatan terhadap penderita dan anggota keluarga agar selalu menerapkan perilaku pencegahan penularan TB Paru.

Pulmonary tuberculosis is a disease that attacks the human lungs caused by Mycobacterium tuberculosis infection which can weaken the body's immune system. Pulmonary TB is transmitted through airborne droplets so that a TB patient is a source of TB transmission to the surrounding population. TB is also transmitted through the air, namely splashing saliva, sneezing and coughing. This study aims to find out an overview of how the Behavior of Prevention of Pulmonary TB Transmission by Household Contacts in the Kampung Baru Health Center Area in 2020. This type of research is descriptive. The population in this study were all household contacts of 66 patients recorded in the working area of the Kampung Baru Health Center from January to July 2020. The data was processed using a frequency distribution table for each variable studied and presented in table and narrative form. The results showed that the habit of drying bed linen with bad criteria (61%) and good criteria (39%), the habit of opening the windows every morning with good criteria (79%) and bad criteria (21%), the habit of washing clothes in running water with good criteria (73%) and bad criteria (27%), the habit of not sleeping in the same room with sufferers with risk criteria is (71%) and the criteria are not at risk (29%). Based on the results of research on the behavior of preventing the transmission of pulmonary TB by household contacts in the working area of the Kampung Baru Health Center, it can be concluded that th e behavior of drying sleeping equipment is still not good, the behavior of opening the windows of the house is good, the behavior of washing clothes until they are clean in running water is good and the behavior is not Sleeping in a room with sufferers is good. The need for cooperation and intervention from health workers for sufferers and family members so that they always apply behavior to prevent pulmonary TB transmission.

References

Ahyanti, M. (2020). Sanitasi pemukiman pada masyarakat dengan riwayat penyakit berbasis lingkungan sanitation of community settlements with a history of environmental-based diseases. Jurnal Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang, 11(1), Hal. 44-50.

Depkes RI. (2008). Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis (TB).

Faradillah, S., Thohari, I., & Darjati. (2022). Kondisi Fisik Rumah, Perilaku Keluarga dan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkalan. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(5), 856–860.

Faturrahman, Y., Setiyono, A., & A, R. S. (2021). Analisis faktor risiko kejadian tuberkulosis di wilayah puskemas Kelurahan Cipinang Besar Utara Kota Administrasi Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(2), 346–354.

Kemenkes RI. (1999). Keputusan Menteri Kesehatan No. 829 Tahun 1999 Tentang : Persyaratan Kesehatan Perumahan. 829, 1–4.

Kemenkes RI. (2011). Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis-Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 364. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pengendalian Tuberkulosis, 110. http://www.dokternida.rekansejawat.com/dokumen/DEPKES-Pedoman-NasionalPenanggulangan-TBC-2011-Dokternida.com.pdf

Kemenkes RI. (2014). Buku Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkuolsis.

Kemenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis. In Kemenkes RI.

Lestari, N. P., Wahyuni, N. S., & Nasriati, R. (2019). Studi Kasus : Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Pada Keluarga Dengan Penderita Tb Paru. Health Sciences Journal, 3(2), 43. https://doi.org/10.24269/hsj.v3i2.264

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan & Perilaku. In Jakarta: Rineka Cipta. Permenkes RI. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. In Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Profil Provinsi Sulawesi Tengah. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2018. In Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah (pp. 1–363).

Purwaningsih, I., & Supriyanto. (2017). Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 1(1), 89–83.

Santoso Ujang Effendi, Nurul Khairani, I. (2020). Hubungan kepadatan hunian dan Ventilasi Rumah Dengan Kejadian TB Paru Pada pasien Dewasa Yang Berkunjung Ke Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Musi Waras Utara. 4(April), 140–148.

WHO. (2018). Global Report of Tuberculosis 2018. In World Health Organizations.

Published

2023-01-31

How to Cite

Sudarsa, C., Karaudja, L., Syahrir, M., & Balebu, D. W. (2023). Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru Oleh Kontak Serumah Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Baru: Prevention of Pulmonary TB Transmission Behavior by household Contacts in the Working Area of the Kampung Baru Health Center. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 1(2), 39-46. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v1i2.153